Jelajahi jejak peninggalan Bizantium di Antalya, mulai dari arsitektur kuno, gereja tersembunyi, hingga benteng tua yang menyimpan sejarah panjang pesisir Turki.
Antalya dikenal sebagai destinasi wisata pantai yang indah, tetapi di balik pesonanya, kota ini menyimpan warisan sejarah Bizantium yang sangat kaya. Sebelum menjadi pusat pariwisata Turki, Antalya adalah kota penting di sepanjang jalur Mediterania, tempat para pedagang, tentara, dan penguasa bertemu selama ribuan tahun.
Jejak peninggalan Bizantium terlihat jelas dalam bentuk gereja kuno, benteng pertahanan, jalan batu, dan struktur arsitektur yang masih bertahan meski berusia ratusan tahun. Bagi pecinta sejarah, Antalya bukan hanya tempat berlibur—tetapi portal menuju masa lalu.
1. Arsitektur Bizantium: Jejak Kekaisaran di Pesisir Mediterania
Bizantium dikenal dengan gaya arsitektur yang megah dan unik:
- penggunaan batu kapur tebal
- lengkungan setengah lingkaran
- kubah besar
- mozaik berwarna emas dan biru
- struktur gereja berbentuk salib Yunani
Di Antalya, beberapa bangunan mempertahankan elemen asli tersebut, baik dalam bentuk utuh maupun puing-puing yang masih berdiri kokoh.
2. Benteng Tua Antalya: Pertahanan yang Bertahan Berabad-abad
Benteng Kota Tua (Kaleiçi Walls)
Dinding benteng yang mengelilingi Kaleiçi sebagian besar berasal dari era Bizantium, kemudian diperkuat oleh Kesultanan Seljuk dan Ottoman.
Ciri khasnya:
- susunan batu besar yang kokoh
- gerbang kota dengan ukiran kuno
- titik pengawas yang menghadap Laut Mediterania
Benteng ini dibangun untuk melindungi kota dari serangan laut, sekaligus menjadi simbol kekuatan strategis Antalya di era Bizantium.
Hidirlik Tower (Menara Hıdırlık)
Menara batu berbentuk silinder ini berasal dari abad ke-2, namun pada era Bizantium bangunan ini dimodifikasi menjadi titik pengawas penting.
Fungsi utamanya pada masa Bizantium:
- menara penjaga pelabuhan
- pos pertahanan
- alat komunikasi visual antar titik benteng
Lokasinya yang menghadap tebing membuat menara ini tampak dramatis dan penuh karakter sejarah.
3. Gereja-Gereja Bizantium di Antalya
Gereja St. Nicholas (Demre, dekat Antalya)
Meski berada agak jauh dari pusat kota, gereja ini adalah salah satu peninggalan Bizantium paling penting. Gereja ini didedikasikan untuk St. Nicholas, inspirasi tokoh Santa Claus.
Keunikan:
- fresko Bizantium yang masih terjaga
- ruangan batu dengan langit-langit melengkung
- lantai mozaik kuno
Bangunan ini menjadi saksi bagaimana Bizantium mempengaruhi budaya Kristen awal di wilayah ini.
Gereja Kesik Minare (Broken Minaret) – Kaleiçi
Yang menarik, bangunan ini awalnya adalah gereja Bizantium pada abad ke-7, lalu berubah menjadi masjid pada era Seljuk, dan kembali mengalami renovasi di era Ottoman.
Daya tarik:
- kombinasi gaya Bizantium dan Ottoman
- struktur utama gereja yang masih terlihat
- menara patah ikonik yang menjadi landmark Antalya Old Town
Kesik Minare adalah simbol perubahan zaman yang terlihat nyata pada satu bangunan.
4. Kota-Kota Kuno Sekitar Antalya: Saksi Bisunya Era Bizantium
Antalya dikelilingi banyak kota kuno yang berkembang pada masa Bizantium.
Termessos
Kota pegunungan dengan teater, kuil, dan bangunan administrasi peninggalan era kuno yang juga digunakan pada zaman Bizantium.
Perge (Perga)
Memiliki basilika, pemandian umum, dan jalan kolom yang masih terawat. Banyak struktur di Perge dimodifikasi oleh Bizantium sebagai pusat komunitas Kristen.
Ariassos
Dikenal dengan gerbang kemenangan kuno dan pemakaman monumental, situs ini digunakan terus hingga masa Bizantium akhir.
Tempat-tempat ini menunjukkan bagaimana Bizantium mempertahankan kota-kota kuno Romawi sekaligus mengadaptasinya ke dalam budaya Kristen yang berkembang.
5. Mozaik dan Seni Bizantium: Harta yang Tersembunyi
Seni Bizantium terkenal dengan:
- mozaik emas
- simbol religius
- ikonografi Yesus dan para santo
- warna biru dan merah dominan
Museum Arkeologi Antalya menyimpan banyak mozaik era Bizantium yang ditemukan dari situs-situs di sekitar kota, termasuk karya yang menggambarkan kisah religius dan motif geometris yang rumit.
6. Mengapa Jejak Bizantium di Antalya Begitu Penting?
Sebagai penghubung sejarah Mediterania
Antalya berada di jalur perdagangan laut penting.
Simbol peralihan sejarah
Dari Romawi, Bizantium, Seljuk, hingga Ottoman.
Keberagaman budaya
Melalui gereja, benteng, dan seni yang saling tumpang tindih.
Berkontribusi pada identitas arsitektur kota
Banyak struktur modern yang mengambil inspirasi dari bentuk lengkungan dan batu Bizantium.
Kesimpulan
Bizantium meninggalkan jejak yang mendalam di Antalya—bukan hanya berupa bangunan tua, tetapi juga lapisan sejarah yang memperkaya identitas kota ini. Dari benteng Kaleiçi yang megah hingga gereja kuno seperti Kesik Minare dan St. Nicholas, setiap sudut Antalya membawa cerita masa lalu yang masih bernafas hingga kini.
Bagi wisatawan yang mencintai sejarah, Antalya adalah destinasi yang bukan hanya cantik, tetapi juga penuh kisah dan warisan yang tak lekang oleh waktu.
Baca juga :